Skip to content

Memecah Sumatera oleh Oppung

Puisi oleh Sahala Sihaloho
Foto: Tohozi/Unsplash.

Kemarin aku berjalan bersama mamak
di tolping penyambung Tomok-Pangururan
menuju tugu Oppung. Kulihat di sana
terpampang luas ciptaan Mulajadi

: Tao Toba! Luas! Gagah!

“Kenapa danau ini begitu luas membentang memecah Sumatera
hingga tampak indah dilihat mata.” aku bertanya kepada mamak.

“Karena demikianlah Mulajadi memberi kekuatan pada Oppung-oppung kita.”

“Kekuatan macam apa yang Mulajadi berikan, mak?”

“Danau ini awalnya hanya sekecil buah pining, lalu Oppung-oppung kita—
dengan kekuatan dari Mulajadi, menarik pinggir danau sekuat tenaga
hingga danau menjadi sebesar ini.”

“Lalu sampai kapan Oppung-oppung kita menarik danau ini?”
tanyaku lagi-lagi pada mamak.

“Sampai habis keturunan Oppung-oppung kita dari muka bumi.”

Aku masih bingung sampai kami tiba di tugu Oppung
Aku membantu mamak mencabuti rumput di sekitar tugu
Keheningan yang tercipta terasa seperti potongan cerita
yang tertinggal di masa lampau. Aku memandang dan
tersenyum pada ibu yang begitu tekun mencabut rumput

Tao Toba perlahan semakin indah dilihat mata. Dia menjorok ke sini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *